Minggu, 08 Oktober 2017

12 Sistem Organ pada Manusia dan Fungsinya

Sistem organ yakni sekelompok organ yang bekerja sama untuk satu tujuan. Setiap sistem organ menjalankan suatu fungsi tubuh untuk menjaga biar tubuh insan tetap hidup. Semua sistem organ tergolong vital sebab kalau ada kerusakan atau berhenti berfungsinya salah satu sistem organ, maka sistem organ lain akan ikut terpengaruh bahkan mampu hingga berujung pada kematian. Manusia memiliki beberapa sistem organ. Berikut yakni macam-macam sistem organ pada insan beserta fungsinya. Langsung saja kita simak yang pertama:

Macam-macam sistem organ pada manusiaSistem Pencernaan pada Manusia (Artikel Lengkap)

Sistem pencernaan yakni sekumpulan organ terintegrasi yang memproses makanan, menguraikan zat yang terkandung pada makanan, dan menyerap sari-sari dan nutrisi makanan supaya makanan tersebut bermanfaat bagi tubuh. Sistem pencernaan pada insan terdiri atas mulut, kerongkongan, lambung, usus 12 jari, jejunum, ileum, usus besar, dan anus. Selain itu, ada beberapa organ tubuh lain yang berperan dalam sistem pencernaan yakni hati dan pankreas. Fungsi utama sistem pencernaan yakni mencerna makanan. Berikut yakni beberapa fungsi sistem pencernaan pada manusia:

  1. Memasukkan makanan ke dalam tubuh.
  2. Menghancurkan makanan.
  3. Memecah nutrisi pada makanan supaya mudah dicerna.
  4. Menyerap makanan.
  5. Membusukkan dan membuang sisa-sisa makanan.

2. Sistem Ekskresi pada Manusia

Selengkapnya: Sistem Ekskresi pada Manusia (Artikel Lengkap)

Sistem ekskresi yakni sistem organ yang membuang cairan tubuh yang berlebih dan tidak berkhasiat sehingga mencegah tubuh dari keracunan atau kerusakan. Sistem ekskresi juga membuang zat sisa metabolisme. Sistem ekskresi pada insan terdiri dari ginjal, paru-paru, kulit, dan hati (liver). Berikut yakni fungsi sistem ekskresi pada manusia:

  1. Membuang zat atau cairan yang tidak diperlukan tubuh.
  2. Membuat zat sisa metabolisme.
  3. Mencegah zat bermanfaat keluar dari tubuh.
  4. Mengendalikan konsentrasi zat dan cairan di dalam tubuh.
  5. Mengendalikan suhu tubuh (keringat pada kulit).

3. Sistem Pernapasan pada Manusia

Selengkapnya: Sistem Pernapasan pada Manusia (Artikel Lengkap)

Sistem pernapasan pada insan yakni sistem organ yang mengatur proses respirasi manusia. Respirasi yakni proses pertukaran oksigen dan karbon dioksida dari luar dan dalam tubuh. Organ yang paling berperan dalam sistem pernapasan pada insan yakni paru-paru. Namun selain itu, terdapat organ lain ibarat hidung, tenggorokan, dan trakea. Berikut yakni fungsi sistem pernapasan pada manusia:

  1. Membantu tubuh menerima pasokan oksigen dari udara luar tubuh.
  2. Mengeluarkan zat sisa metabolisme berupa karbon dioksida dan uap air.
  3. Menyaring, mengatur suhu, dan melembabkan udara yang masuk.
  4. Mencegah penyakit dan benda abnormal masuk ke dalam tubuh melalui susukan pernapasan.

4. Sistem Peredaran Darah pada Manusia

Selengkapnya: Sistem Peredaran Darah pada Manusia (Artikel Lengkap)

Sistem peredaran darah yakni sistem organ yang membuat darah tetap bersirkulasi di dalam tubuh sehingga dapat menjalankan fungsinya sebagai pengangkut nutrien, oksigen, karbon dioksida, hormon, melawan penyakit, mengatur suhu dan pH, dan mengatur homeostasis. Sistem peredaran darah pada insan terdiri dari darah, jantung, dan pembuluh darah (arteri, vena, dan kapiler). Berikut yakni fungsi sistem peredaran darah pada manusia:

  1. Mengedarkan darah ke seluruh tubuh.
  2. Mengatur homeostasis.
  3. Menyebar panas tubuh supaya merata.
  4. Juga berfungsi sebagai kekebalan tubuh.

5. Sistem Rangka pada Manusia

Sistem gerak yakni kerangka tubuh yang terdiri dari 300 tulang dikala lahir, dan 206 tulang dikala usia dewasa. Kerangka insan terdiri dari beberapa adegan utama ibarat tengkorak, tulang belakang, tulang dada dan tulang rusuk, tulang selangka, tulang belikat, tulang lengan, tulang tangan, dan tulang kaki. Sistem rangka memiliki banyak fungsi lain tidak hanya sebagai kerangka tubuh manusia. Berikut yakni beberapa fungsi sistem rangka pada manusia:

  1. Memberi derma dikala bergerak dan melaksanakan aktivitas.
  2. Memberikan bentuk tubuh.
  3. Melindungi organ-organ vital terutama pada tubuh dan kepala.
  4. Menyimpan banyak sekali macam mineral tubuh.
  5. Menopang berat tubuh tubuh.
  6. Memproduksi sel darah merah.

6. Sistem Saraf pada Manusia

Selengkapnya: Sistem Saraf pada Manusia (Artikel Lengkap)

Sistem saraf yakni adegan dari tubuh insan yang mengkoordinasi respon tubuh terhadap lingkungannya dan menunjukkan sinyal kepada tubuh untuk bergerak. Seluruh sistem saraf pada insan dikendalikan di sistem saraf pusat yang berada pada otak manusia. Sistem saraf pusat mengatur respon gerak baik gerakan biasa maupun gerak refleks. Sistem saraf terdiri dari sel-sel saraf. Satu sel saraf terdiri dari beberapa adegan ibarat dendrit, tubuh sel, nukleus, neurit, selubung mielin, sel schwann, nodus ranvier, dan sinapsis. Berikut yakni beberapa fungsi sistem saraf pada manusia:

  1. Menerima rangsangan dari panca indera.
  2. Menghantarkan rangsangan (impuls) ke sistem saraf pusat.
  3. Memberikan balasan atas rangsangan tersebut.
  4. Mengendalikan gerakan tubuh sadar.
  5. Mencegah tubuh terkena ancaman (seperti panas dan benda tajam) dengan gerak refleks.

7. Sistem Endokrin pada Manusia

Sistem endokrin yakni sekumpulan kelenjar organisme yang mensekresi hormon pribadi ke darah melalui sistem sirkulasi untuk dibawa menuju organ tujuan. Beberapa kelenjar pada sistem endokrin pada insan yakni kelenjar pituitari, kelenjar pineal, pankreas, hipotalamus, kelenjar adrenal, testis, ovarium, kelenjar tiroid, dan kelenjar paratiroid. Berikut yakni beberapa fungsi sistem endokrin pada manusia:

  1. Menghasilkan hormon dan mengedarkannya ke organ/jaringan tujuan melalui sistem peredaran darah.
  2. Merangsang acara tubuh
  3. Mengendalikan acara tubuh.
  4. Mengatur proses metabolisme
  5. Merangsang pertumbuhan jaringan

8. Sistem Imun pada Manusia

Selengkapnya: Sistem Imun pada Manusia (Artikel Lengkap)

Sistem imun atau sistem kekebalan tubuh yakni pusat sistem pertahanan tubuh yang melindungi tubuh dari penyakit. Organ penyusun sistem kekebalan tubuh pada insan yakni sumsum tulang, kelenjar timus, limpa, kelenjar getah bening, adenoid, dan amandel. Sedangkan sel-sel yang berperan sebagai alat pertahanan tubuh yakni sel-T, sel natural killer, sel-B, granulosit, makrofag, dan sel dendritik. Berikut yakni beberapa fungsi sistem imun pada manusia:

  1. Melindungi tubuh dari bibit penyakit.
  2. Menghilangkan sel mati untuk regenerasi jaringan.
  3. Menghancurkan substansi abnormal pada tubuh.
  4. Menetralisir racun yang dikeluarkan mikroorganisme asing.

9. Sistem Reproduksi pada Manusia

Selengkapnya: Sistem Reproduksi pada Manusia (Artikel Lengkap)

Sistem reproduksi yakni sistem fertilisasi internal oleh proses pertemuan antara organ kelamin pria dan wanita. Tujuan utama sistem reproduksi yakni untuk menghasilkan keturunan. Sistem reproduksi pada pria dan wanita berbeda. Sistem reproduksi pada pria terdiri dari testis, epididimis, vas deferens, vesikula seminalis, kelenjar cowper, uretra, penis, dan skrotum. Sedangkan organ reproduksi pada wanita terdiri dari ovarium, oviduk, tuba falopi, rahim, dan vagina. Fungsi sistem reproduksi pada insan adalah:

  1. Untuk berkembang biak.
  2. Sebagai kawasan pertumbuhan janin bagi wanita.
  3. Menghasilkan sel kelamin pria (sperma) atau wanita (sel telur)

10. Sistem Indera pada Manusia

Sistem indera yakni sistem peserta rangsangan dari lingkungan sekitar. Sistem indera dipisahkan dengan sistem saraf sebab sistem saraf merupakan sistem penghantar dan pemroses rangsangan. Manusia memiliki lima indera (panca indra) yakni penglihatan (mata), pendengaran (telinga), perasaan (kulit), pengecap (lidah), dan penciuman (hidung). Berikut yakni fungsi sistem indera pada manusia:

  1. Mengenali lingkungan sekitar.
  2. Mencegah tubuh dari bahaya.
  3. Membantu berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
  4. Membantu alat tubuh lain. Seperti pengecap membantu menelan dan kulit membantu mengarahkan gerakan manusia.

11. Sistem Otot pada Manusia

Sistem otot yakni sistem pencetus tulang dan organ tubuh. Otot dikendalikan otak melalui sistem saraf, baik secara sadar maupun tak sadar. Jika sistem indera merupakan peserta rangsangan dan otak pemroses rangsangan, maka sistem otot merupakan efektor atau pelaksana respon dari rangsangan tersebut. Otot terdiri dari sel-sel otot. Macam-macam sel otot meliputi otot lurik, otot polos, dan otot jantung. Berikut yakni fungsi sistem otot pada manusia:

  1. Sebagai pelaksana respon dari suatu rangsangan.
  2. Bergerak dengan menggerakkan tulang.
  3. Membantu organ lain menjalankan tugasnya.
  4. Membentuk postur tubuh.

12. Sistem Integumen pada Manusia

Sistem integumen yakni sistem organ yang melindungi tubuh dari banyak sekali macam kerusakan ibarat kehilangan cairan atau erosi dari luar. Sistem integumen pada insan terdiri dari kulit dan tambahannya (termasuk rambut dan kuku). Berikut fungsi sistem integumen pada manusia:

  1. Bekerja sebagai anti air.
  2. Melindungi jaringan di dalamnya.
  3. Mengekskresi zat buangan.
  4. Mengatur suhu tubuh.
  5. Menyimpan air dan lemak.
  6. Sebagai kawasan menempel reseptor saraf untuk mendeteksi sakit, rabaan, tekanan, dan suhu.
  7. Melakukan sintesis vitamin D.


Referensi:

  1. Organ Penyusun Sistem Peredaran Darah ( )
  2. Sistem Rangka Pada Manusia ( )
  3. Sistem Indera Manusia ( )
  4. ANATOMI DAN FISIOLOGI SISTEM INTEGUMEN (https://milatakum.wordpress.com/2015/12/22/anatomi-dan-fisiologi-sistem-integumen/)


Anda mampu request artikel apa saja melalui hedisasrawan@gmail.com atau pribadi saja lewat komentar dibawah :)


EmoticonEmoticon