Sabtu, 07 Oktober 2017

13 Fungsi Pancasila Beserta Penjelasan Lengkap

Pancasila yakni dasar negara Indonesia. Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta yaitu panca berarti “lima” dan sila berarti “prinsip”. Pancasila telah menjadi anutan kehidupan berbangsa dan bernegara rakyat Indonesia. Sila-sila Pancasila juga tercantum pada pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila. Berikut yakni beberapa fungsi Pancasila. Langsung saja kita simak yang pertama:

Baca juga: Pengertian Pancasila (Artikel Lengkap)

Fungsi PancasilaPancasila Sebagai Dasar Negara (Artikel Lengkap)

Pancasila sebagai dasar negara berarti Pancasila digunakan sebagai dasar untuk mengatur pemerintahan dan penyelenggaraan negara. Hal tersebut tercantum pada Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 alinea ke-4 yang berbunyi:

“Kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melakukan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian awet dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat akal dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.”

Intisari isi alinea tersebut yakni untuk membentuk pemerintah Indonesia demi mencapai tujuan bangsa, disusunlah Undang-Undang Dasar dengan berdasarkan pada Pancasila.

3. Pancasila sebagai Dasar Filsafat Negara

Pancasila sebagai dasar filsafat negara bisa menjawab pertanyaan yang bersifat fundamental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Filsafat Pancasila juga bisa mencari kebenaran yang substansial perihal hakikat, ide, dan tujuan negara. Fungsi Pancasila sebagai dasar filsafat negara akan terlihat terang dikala kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia telah berjalan teratur.

4. Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Indonesia

Selengkapnya: Pancasila Sebagai Ideologi Negara (Artikel Lengkap)

Pancasila menjadi suatu konsep yang dijadikan pegangan untuk mencapai tujuan bangsa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila terbentuk melalui proses pemikiran normatif founding father (pendiri bangsa) kita yaitu Soekarno. Beliau melihat keberagaman suku, agama, dan kebudayaan yang sangat majemuk di ribuan pulau yang tersebar di wilayah Indonesia. Maka dari itu, dia membentuk ideologi yang bisa mencakup seluruh masyarakat tidak memandang suku, agama, ras, dan adat istiadatnya.

5. Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa Indonesia

Indonesia memiliki suku, agama, ras, dan adat istiadat yang sangat beragam. Kemajemukan ini menjadi tantangan untuk mengetahui kepribadian bangsa ini. Pancasila dianggap mewakili kepribadian bangsa Indonesia alasannya yakni Pancasila digali dari budaya bangsa Indonesia yang sudah ada dan berkembang semenjak berabad-abad dahulu. Pancasila merangkumnya menjadi nilai-nilai bangsa yang tertuang dalam sila-sila Pancasila. Pancasila sebagai kepribadian bangsa juga mencerminkan jiwa dan pandangan hidup rakyat Indonesia.

6. Pancasila sebagai Jiwa Bangsa Indonesia

Menurut Friedrich Carl von Savigny, setiap bangsa memiliki vulgeist (jiwa rakyat atau jiwa bangsa) masing-masing. Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia lahir bersamaan dengan lahirnya bangsa Indonesia itu sendiri. Menurut A.G. Pringgodigdo, Pancasila telah ada semenjak adanya bangsa Indonesia alasannya yakni Pancasila memberi ciri khas bangsa Indonesia dan tidak dapat dipisahkan dari bangsa Indonesia. Pancasila menjadi pembeda antara bangsa Indonesia dengan bangsa lain.

7. Pancasila sebagai Sumber Hukum

Pancasila sebagai sumber hukum berarti Pancasila menjadi sumber materi penyusunan peraturan perundang-undangan. Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum diatur dalam pasar 2 Undang Undang Nomor 10 tahun 2004 perihal Pembentukan Perundang-Undangan yang berbunyi:

“Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum negara.”

8. Pancasila sebagai Identitas Nasional

Identitas nasional yakni ciri, tanda, atau jati diri yang melekat pada bangsa Indonesia sehingga membedakan Indonesia dengan bangsa lain. Salah satu identitas nasional yakni Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila telah mencakup unsur-unsur pembentuk identitas nasional yaitu suku bangsa, agama, kebudayaan, dan bahasa yang sangat beragam dan majemuk. Prinsip-prinsip dasar tersebut ditemukan oleh para pendiri bangsa yang diangkat dari filsafat negara.

9. Pancasila sebagai Perjanjian Luhur Pendiri Bangsa

Pancasila berfungsi sebagai perjanjian luhur alasannya yakni digali dari aspek sosiologi dan kebudayaan. Pancasila disepakati bersama oleh seluruh rakyat Indonesia yang diwakili oleh para founding father (pendiri bangsa) sehingga harus diamalkan dan dilestarikan. Keragaman agama dan budaya telah menjadi tolak ukur mengapa Pancasila disebut sebagai perjanjian luhur bangsa. Karena setiap masyarakat dari berbeda agama dan kebudayaan menyatakan bersatu atas nama bangsa Indonesia sehingga menimbulkan Pancasila sebagai perjanjian yang menyangkut seluruh rakyat Indonesia.

10. Pancasila sebagai Alat Pemersatu Bangsa

Pancasila berfungsi sebagai alat pemersatu bangsa dari perpecahan dan konflik yang terjadi di tengah masyarakat alasannya yakni Pancasila digali dari keberagaman suku, agama, ras, dan kebudayaan yang berbeda-beda dan sangat majemuk. Pancasila tidak memihak kepada salah satu agama atau budaya tertentu. Sila ketiga Pancasila bahkan menegaskan persatuan Indonesia. Sedangkan sila-sila lain sangat mendukung persatuan bangsa menyerupai ketuhanan, kemanusiaan, kerakyatan, dan keadilan. Maka dari itu, setiap masyarakat harus bisa menjiwai secara mendalam dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

11. Pancasila sebagai Cita-Cita dan Tujuan Bangsa

Cita-cita bangsa tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 alinea II yaitu kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Sedangkan tujuan bangsa tercantum dalam alinea IV yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melakukan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Untuk memenuhi keinginan dan tujuan bangsa, maka disusunkan Negara Republik Indonesia yang berdasarkan pada Pancasila. Maka dari itu, Pancasila menjadi intisari dari keinginan dan tujuan bangsa yang terdapat dalam sila-sila Pancasila.

12. Pancasila sebagai Falsafah Hidup Bangsa

Sebagai falsafah hidup bangsa, Pancasila mengandung wawasan dengan hakikat, asal, tujuan, nilai, dan arti dunia seisinya khususnya insan dan kehidupannya. Falsafah hidup bangsa mencerminkan konsepsi yang menyeluruh dengan menempatkan harkat dan martabat insan sebagai faktor sentral dalam kedudukan yang fungsional terhadap segala sesuatu yang ada. Ini berarti bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila diinginkan biar tertanam dalam hati sanubari masyarakat dan diterapkan melalui kebiasaan, perilaku, dan acara masyarakat. Kelima sila yang tercantum dalam Pancasila menunjukkan makna hidup dan dapat dijadikan tuntunan dan tujuan hidup. Pancasila sebagai falsafah hidup merupakan inti semangat bersama secara konkret yang ada di Indonesia. Mengingat Indonesia terdiri dari aneka macam suku, agama, dan kebudayaan yang beragam yang tentu saja melahirkan moral yang berbeda. Namun, Pancasila memiliki moral yang berlaku umum di setiap masyarakat dan golongan apapun moral yang diterapkan.

13. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Nasional

Paradigma berarti kerangka pemikiran. Dalam menyusun agenda pembangunan nasional diharapkan suatu kerangka pemikiran yang melandasi pembangunan nasional itu sendiri. Pancasila dapat dijadikan sebagai landasan pembangunan nasional baik itu di bidang sosial, budaya, pertahanan, keamanan, dll. Itu dikarenakan nilai-nilai dalam sila-sila Pancasila dapat diterapkan dan sesuai dengan perkembangan zaman. Pembangunan nasional harus didasarkan pada nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Hal ini sesuai dengan kenyataan objektif bahwa Pancasila yakni dasar negara Indonesia.


Referensi

  1. Fungsi-Fungsi Pancasila ( )
  2. FUNGSI-FUNGSI PANCASILA ( )
  3. PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT BANGSA INDONESIA ( )
  4. PANCASILA SEBAGAI PERJANJIAN LUHUR ( )
  5. Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa ( )


Anda bisa request artikel apa saja melalui hedisasrawan@merahputih.id atau pribadi saja lewat komentar dibawah :)


EmoticonEmoticon