Minggu, 08 Oktober 2017

8 Cara Menuju Kebebasan Finansial

Kebebasan finansial yaitu harapan semua orang yang tahu betul wacana keuangan. Mengapa hanya bagi mereka yang tahu wacana keuangan? Karena kebanyakan orang yang tidak tahu wacana keuangan impiannya hanya sebatas menjadi kaya. Apa perbedaan kaya dan kebebasan finansial? Kaya yaitu punya banyak uang, entah itu alasannya yaitu memenangkan suatu undian atau perlombaan, atau alasannya yaitu kebetulan usaha kita untung besar. Sedangkan kebebasan finansial yaitu ketika uang/aset kita tetap bertumbuh walaupun kita sudah tidak bekerja lagi dan tetap membeli apapun yang kita inginkan. Kekayaan biasanya tidak bertahan lama, sedangkan kebebasan finansial biasanya bertahan dalam jangka panjang. Orang kaya belum tentu bebas finansial, sedangkan orang yang bebas secara finansial sudah pasti kaya. Nah, bagaimana cara untuk menuju kebebasan finansial? Langsung saja kita simak yang pertama:

Cara menuju kebebasan finansial

1. Perbanyak Relasi

Baca juga: Bagaimana Membangun Relasi yang Bagus
Perbanyaklah cari sahabat atau bahasa kerennya relasi. Carilah hubungan terutama mereka yang paham bisnis dan keuangan. Relasi yang mengagumkan pastilah akan membawa kau menuju peluang bisnis baru. Biasanya mereka akan mengajakmu untuk melaksanakan kerjasama membangun bisnis atau setidaknya menerima pengetahuan dan pengalaman gres dari mereka.

2. Bangun Usaha

Orang yang berhasil meraih kebebasan finansial kebanyakan diawali dengan membangun usaha, dan usaha awal yang mereka dirikan selalu usaha berskala kecil dan terus berkembang. Setelah usaha kau cukup berkembang, cobalah untuk membuat sistem yang membuatmu tidak perlu lagi mengurus usahamu semoga kau bisa fokus membangun usaha lain atau berinvestasi.

3. Investasi

Baca juga: Cara Memulai Investasi
Investasi yaitu acara memperlihatkan uang/modal pada instrumen investasi untuk meraih pendapatan rutin atau keuntungan. Investasi bisa dilakukan dengan membeli emas, membuka deposito, mengikuti reksa dana, maupun membeli saham. Bekerjasama bisnis juga tergolong investasi. Investasi membuat uang kau bekerja untuk menerima uang yang lebih banyak.

4. Hidup Efektif dan Efisien

Hidup hemat bukanlah solusi untuk meraih kebebasan finansial, alasannya yaitu membuatmu terlalu serba kekurangan dan terkadang membuatmu tidak bahagia. Hemat dalam artian terlalu menahan diri dan membeli barang semurah mungkin. Justru terkadang gaya hidup hemat lebih boros. Hiduplah dengan efektif dan efisien. Gaya hidup menyerupai itu bisa menghemat banyak uang tetapi kau tetap bisa hidup dengan nyaman. Misalnya lebih memiliki menggunakan sepeda untuk jarak akrab dan transportasi umum untuk jarak jauh, lebih memilih membeli buku lewat gadget dibandingkan buku fisik (buku digital biasanya harganya lebih murah dan lebih menghemat uang transportasi ke toko buku), memilih lampu hemat energi, membeli barang yang berkualitas lebih baik namun harga yang tetap masuk logika (membeli panci seharga Rp 50.000 biasanya cepat rusak dibandingkan yang berharga Rp 200.000 tetapi lima kali lebih abadi daripada yang lebih murah), lebih membawa botol minuman sendiri daripada membeli air minum dalam kemasan, dan lain sebagainya.

5. Lakukan Passion

Do your passion! Passion yaitu segala hal yang kau sukai namun memperlihatkan keuntungan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Passion berbeda dengan hobi. Passion yaitu kegemaran yang menghasilkan uang, sedangkan hobi yaitu kegemaran yang menghabiskan uang. Namun, bukan berarti hobi tidak bisa menjadi passion. Tingkatkan keahlianmu di hobi tersebut dan ikutilah perlombaan. Atau kau bisa membuka kursus dan menjual barang yang berkaitan dengan hobi kamu.

6. Berkarya

Jika kau punya passion, segeralah berkarya. Jangan hanya dijadikan hobi belaka. Buatlah hasil karya kau bermanfaat bagi orang lain sehingga kau juga menerima keuntungan dari itu. Misalnya, kalau kau suka menulis, jangan sungkan untuk mencoba menerbitkan sebuah buku. Jika kau suka fotografi, jangan cuma dipajang di Instagram. Cobalah ikuti lomba atau jual hasil foto kamu. Royalti dari hasil karyamu bisa saja membuatmu meraih kebebasan finansial.

7. Senantiasa Belajar

Baca juga: Membaca Bukanlah Hobi!
Meskipun kau jago dalam suatu bidang. Tapi percayalah, masih ada langit di atas langit. Kamu harus tetap mencar ilmu sebelum kau disalip orang mereka yang baru pemula. Pemenang yaitu mereka yang mencar ilmu paling banyak. Jangan juga malas membaca buku, alasannya yaitu kebanyakan orang sukses gemar membaca buku. Belajar juga tidak harus hanya mempelajari hal yang kau gemari. Jika kau seorang penulis, cobalah jalan-jalan ke museum seni. Dan sebaliknya kalau kau seorang pelukis, cobalah untuk pergi ke perpustakaan. Terkadang wangsit datang dari hal tak terduga.

8. Hindari Gaya Hidup Mewah dan Pergaulan Kekinian

Baca juga: #Kekinian: Kok Malah Makin Mundur?
Hindarilah gaya hidup mewah alasannya yaitu itu bisa membunuh keuanganmu pelan-pelan. Jika kau misalnya berhasil membeli gadget terbaru dan termahal, konsumsi listrik pasti meningkat, kebutuhan untuk membeli voucher game pasti ada alasannya yaitu gadgetmu sangat lancar untuk bermain game berat, dan yang pasti konsumsi pulsa juga akan meningkat. Gadget mahal biasanya hanya bertahan 2 hingga 3 tahun. Hindari pula pergaulan yang terlalu kekinian misalnya terlalu sering ke bioskop dan makan di restoran mahal. Meskipun dari segi keuangan kau mampu, tapi alangkah baiknya kau menginvestasikan uangmu dan keuntungan dari investasi tersebut gres kau gunakan untuk gaya hidup. Bukan berarti kau harus menjauhi teman-teman menyerupai itu, tetap berteman dengan mereka, tetapi kurangi frekuensi jalan-jalan dengan mereka atau bahkan hindarilah dengan banyak sekali alasan. Orang kaya tetap kaya alasannya yaitu hidup menyerupai orang miskin. Orang miskin tetap miskin alasannya yaitu hidup menyerupai orang kaya.


Anda bisa request artikel wacana apa saja, kirimkan request Anda ke hedisasrawan@gmail.com atau pribadi saja lewat kolom komentar :)


EmoticonEmoticon